Jakarta (30/01/2026) – P3SMPT Perpusnas RI melakukan penguatan sistem pencatatan dan pelaporan Perpustakaan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari pemantauan dan pembinaan nasional. Dalam arahannya, Kepala P3SMPT menegaskan, “Pengentasan kemiskinan kini tidak hanya dilakukan melalui bantuan sosial dan finansial, tetapi juga melalui pendekatan pendidikan dan literasi. Oleh karena itu, pemerintah membangun Sekolah Rakyat sebagai upaya menciptakan perubahan yang berkelanjutan.” Penguatan ini didukung kolaborasi Perpusnas–Kemensos melalui penyaluran buku, rak, Anjungan Baca Digital, serta rencana Festival Literasi Sekolah Rakyat Tingkat Nasional untuk menumbuhkan kreativitas dan budaya baca siswa.Anisa Kristiani Tarigan, S.Sos., selaku narasumber, memaparkan pengelolaan Perpustakaan Sekolah Rakyat yang memanfaatkan database hasil pengembangan tim P3SMPT.

Database tersebut dirancang dengan mengadopsi ruas-ruas pada aplikasi INLISLite, sehingga mampu mendukung pengelolaan perpustakaan secara terintegrasi. Pengelolaan yang dimaksud mencakup pencatatan kunjungan perpustakaan, layanan baca di tempat, pendataan koleksi buku dan anggota, pengisian formulir sirkulasi, hingga pengolahan data menjadi statistik perpustakaan.Kegiatan yang diikuti oleh kurang lebih 235 peserta ini kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Pada sesi tersebut, peserta berdiskusi langsung dengan narasumber serta tim P3SMPT Perpustakaan Nasional RI terkait berbagai aspek pengelolaan perpustakaan sekolah rakyat.
Perpustakaan Hadir demi Martabat Bangsa
Salam Literasi!
