KABARDAILY.COM – Pada siang yang damai di Gampong Teupin Raya, seisi Perpustakaan Al-Hikmah dipenuhi suara tawa, celoteh riang, dan semangat yang menular. Bukan suasana yang biasa ditemukan di antara rak-rak buku yang tenang. Hari itu, perpustakaan berubah menjadi panggung imajinasi—tempat anak-anak datang bukan sekadar untuk membaca, melainkan untuk menjelajah dunia yang lebih luas: dunia kata, warna, dan harapan.
Kegiatan dibuka dengan membaca nyaring, sebuah sesi yang menyulap cerita menjadi hidup lewat suara-suara kecil yang lantang dan penuh antusiasme. Kalimat demi kalimat mereka bacakan, seolah-olah para tokoh cerita keluar dari buku dan menari di depan mata. Tatapan mereka bersinar, pipi merona. Sebuah tanda bahwa literasi tidak pernah sekadar mengenal huruf, tetapi juga menciptakan pengalaman.
Lalu, imajinasi yang tumbuh dari cerita itu ditumpahkan menjadi bentuk visual. Anak-anak diajak menuangkan gagasan ke atas kertas dalam bentuk lukisan imajinasi. Dengan tangan-tangan mungil dan krayon warna-warni, mereka menggambar dunia impian: pelangi yang menyeberangi rumah, pohon yang bisa berbicara, dan kota-kota kecil yang hanya hidup di benak mereka. Di balik setiap goresan sederhana, tersembunyi keberanian untuk bermimpi dan kebebasan mengekspresikan diri.
Ketika mentari mulai miring ke barat, anak-anak kembali berkumpul di depan layar. Kali ini, mereka diajak menyimak kisah-kisah inspiratif melalui pemutaran film bertema literasi. Layar memancarkan cahaya, dan mata kecil itu terpaku penuh perhatian. Tak sekadar hiburan, film-film itu menjadi jendela pemahaman—mengajarkan bahwa membaca bukan hanya aktivitas, melainkan jalan untuk mengenal dunia, menyentuh rasa, dan mencintai ilmu pengetahuan.
Sore itu, Perpustakaan Al-Hikmah tidak hanya membuka halaman-halaman buku, tapi juga membuka hati dan pikiran. Dalam kehangatan kegiatan sederhana, tumbuh makna yang mendalam. Dari suara yang dibacakan, gambar yang dilukis, hingga cerita yang ditonton, lahirlah benih-benih literasi yang siap mekar—menghiasi masa depan dengan kecerdasan, kreativitas, dan cinta belajar.
Sumber Menjemput Imajinasi di Tengah Kata dan Warna di Perpustakaan Al-Hikmah Gampong Teupin Raya
