Dalam upaya memperkuat budaya literasi di Sekolah Rakyat, telah dilaksanakan kegiatan Pelatihan Manajemen Pembelajaran bagi Guru dan Kepala Sekolah Rakyat pada Sabtu, 25 April 2026 di Harris Hotel & Convention Cibinong City Mall, Bogor.
Pada rangkaian kegiatan pelatihan ini, Perpustakaan Nasional mendapatkan kesempatan untuk mengenalkan program Gerakan Literasi Sekolah Rakyat (GLSR). Kegiatan ini diawali dengan penyampaian materi kepemimpinan oleh Kepala P3SMPT yang menekankan bahwa literasi harus dibangun sebagai budaya, bukan sekadar program. Dalam hal ini, Wakil Kepala Sekolah Rakyat Bidang Kurikulum memiliki peran strategis sebagai motor penggerak GLSR, dengan dukungan para guru sebagai teladan yang aktif memanfaatkan perpustakaan.

“Tanpa budaya, buku hanya menjadi benda. Dengan budaya, buku menjadi peradaban.”
Setelah penyampaian materi kepemimpinan, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi GLSR oleh Tim P3SMPT sebagai langkah penguatan implementasi program di sekolah rakyat, sekaligus mengajak partisipasi aktif dalam Festival Literasi Sekolah Rakyat sebagai ajang apresiasi dan berbagi praktik baik literasi.
Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama GLSR antara Kementerian Sosial dan Perpustakaan Nasional sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan literasi yang berkelanjutan, terukur, dan berdampak nyata.
Melalui sinergi ini, diharapkan literasi tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi berkembang menjadi kebiasaan yang mengakar dalam ekosistem pendidikan Sekolah Rakyat.
Perpustakaan Hadir demi Martabat Bangsa!
Salam Literasi!
